You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari stroke sedunia jaksel tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Serahkan ABF ke Penderita Stroke

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, penanganan, dan pemulihan penyakit stroke. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kepada para penderita stroke dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia (World Stroke Day).

"Kuatnya solidaritas dan kepedulian"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, peringatan Hari Stroke Sedunia menjadi momentum penting untuk memberikan semangat dan dukungan kepada para penyintas stroke, khususnya di DKI Jakarta agar terus menjalani proses pemulihan dan meningkatkan kemampuan mobilitas.

Pemprov DKI Canangkan Siaga Stroke dan Luncurkan JakSimpus

"Hari ini kami bersama teman-teman dari Kawan Stroke Indonesia melaksanakan kegiatan ini. Paling utama, kami ingin memberikan dukungan kepada seluruh penderita stroke di Jakarta agar mereka memiliki kekuatan dan kemampuan untuk terus melakukan mobilitas secara baik,” ujarnya, Kamis (29/10).

Syafrin berharap, keberadaan wadah seperti Kawan Stroke Indonesia dapat mempererat silaturahmi antarsesama penderita dan penyintas stroke.

"Mereka dapat saling berbagi pengalaman, memberikan dukungan, dan menguatkan semangat selama menjalani proses pemulihan," terangnya.

Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, termasuk Pemkot Jakarta Selatan terus mendorong pembangunan infrastruktur dan penyediaan fasilitas yang inklusif serta berkelanjutan bagi seluruh warga. 

"Upaya tersebut terutama ditujukan untuk mendukung penyandang disabilitas dan masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas," ungkapnya.

Syafrin mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pencegahan stroke sejak dini.

"Sebagai bentuk dukungan konkret Pemkot Jakarta Selatan kepada para penderita stroke, kami menyalurkan bantuan alat bantu fisik (ABF) untuk mendukung mobilitas seperti kursi roda dan alat bantu jalan. Bantuan ini didistribusikan secara bertahap melalui Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kawan Stroke Indonesia (KASI), Maria Rosasinta memaparkan, saat ini terdapat tujuh rumah sakit yang sudah bergabung dan menunjukkan kepedulian terhadap penanganan penyakit stroke di Indonesia.

Ia menambahkan, stroke merupakan penyakit serius yang membutuhkan perhatian bersama karena memiliki dampak besar terhadap angka kematian dan kecacatan.

"Stroke bukan penyakit ringan, tetapi penyakit yang harus kita pedulikan karena sudah menduduki peringkat pertama untuk kematian dan kecacatan di dunia," bebernya.

Maria menjelaskan, perkembangan komunitas stroke di Indonesia menunjukkan peningkatan, dari yang awalnya hanya empat komunitas, jumlahnya berkembang menjadi enam dan hingga kini mencapai lebih dari 20.000 komunitas di seluruh Indonesia. 

"Perkembangan ini menjadi bukti kuatnya solidaritas dan kepedulian terhadap penderita dan para penyintas stroke," imbuhnya.

Melalui peringatan Hari Stroke Sedunia, lanjut Maria, Kawan Stroke Indonesia berharap para penderita stroke dan masyarakat luas semakin peduli terhadap pentingnya pencegahan.

"Tidak kalah penting adalah memperkuat dukungan sosial, serta membangun kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pemulihan dan kehidupan para penyintas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5356 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1863 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1807 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1791 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1599 personAnita Karyati